Skip to main content

Teman Sekelas Korban Pemukulan Guru Sukabumi Jalani Hipnoterapi

detiknews - detiknews Kabupaten Sukabumi - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi mendatangkan tim psikolog dan trauma healing untuk menganalisis dampak kasus dugaan pemukulan oleh salah satu oknum guru berinisial SP terhadap salah seorang pelajar di SDN Cipurut. Korban dan teman-temannya dikumpulkan di dalam kelas.

Baca juga: Putranya Dipukul, Ortu di Sukabumi Laporkan Oknum Guru ke Polisi

Tim melaksanakan metode hipnoterapi untuk pemulihan kondisi kejiwaan siswa pascakejadian tersebut. "Pada dasarnya kondisi siswa secara psikologi baik-baik saja, mereka kita minta untuk melupakan peristiwa itu. Kita berharap efek negatif yang terjadi tidak menempel diingatan mereka," ungkap Dani Nulhakim salah seorang anggota tim kepada detikcom di SDN Cipurut, Kabupaten Sukabumi, Selasa (17/10/2017).

Dani meyakini kondisi kejiwaan para siswa tersebut tetap baik asalkan tidak terpantik lagi kejadian serupa atau diingatkan lagi tentang peristiwa yang terjadi.

Baca juga: Disdik Sukabumi Investigasi Dugaan Oknum Guru Pukul Siswa

Hipnoterapi diikuti oleh puluhan siswa kelas 6. Setelah sempat diperlihatkan pertunjukan sulap dan stand up comedy, siswa diminta berkonsentrasi mendengarkan musik dan arahan yang diberikan tim pemulihan psikologis dan trauma healing.

"Kasusnya saat ini masih ditangani aparat kepolisian, kita juga akan mencoba terus berkomunikasi dengan keluarga korban. Tapi yang paling penting sekarang bagaimana kami mengembalikan kembali konsentrasi belajar para siswa agar tidak terganggu," ucap Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Kabupaten Sukabumi Iyus Yusuf Hilmi. (bbn/bbn)

Comments

Popular posts from this blog

Seorang Pria Jatuh dari Lantai 5 Tunjungan Plaza 1 Surabaya

detiknews - Surabaya - Seorang pria tewas setelah jatuh dari lantai 5 Tunjungan Plaza (TP) 1. Belum diketahui identitas pria tersebut. "Kami mendapat laporan peristiwa itu pukul 21.30 WIB," ujar Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo kepada wartawan di lokasi, Kamis (19/10/2017). David mengatakan, pria tersebut terjun dari lokasi parkir yang ada di lantai 5 TP 1. Pria tersebut ditemukan dalam keadaan telentang oleh saksi yakni security TP, Budi Harianto. Budi juga yang pertama kali mendengar ada suara benda jatuh yang ternyata adalah pria itu. Tidak ada darah di tempat pria itu jatuh. Diduga pria tersebut jatuh dengan kaki terlebih dahulu menyentuh tanah. Indikasi itu terlihat dari tulang pinggul pria itu yang patah. Selain itu mata kaki kanan dan siku tangan kiri juga patah. "Kami tak menemukan identitas pada diri pria tersebut," tandas David. (iwd/bdh)

Pria yang Jatuh dari Lantai 5 Tunjungan Plaza 1 Diduga Bunuh Diri

detiknews - Surabaya - Seorang pria tewas setelah terjatuh dari lantai 5 Tunjungan Plaza (TP) 1 Surabaya. Pria yang identitasnya belum diketahui itu diduga bunuh diri. "Korban diduga bunuh diri," ujar Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo kepada wartawan di lokasi, Kamis (19/10/2017). Bunuh diri menjadi dugaan karena tidak ada saksi mata yang mengetahui langsung pria tersebut meloncat dari lantai atas. Security TP, Budi Harianto, hanya mendengar suara benda jatuh yang ternyata adalah tubuh pria itu. Dari informasi yang dihimpun, indikasi bahwa kejadian tersebut merupakan bunuh diri adalah ditemukannya sepasang sandal di parkiran lantai 5 TP 1. Dari lokasi parkir itulah pria tersebut terjun bebas. Dan diduga sandal tersebut adalah sandal pria itu. Indikasi lainnya adalah telapak kaki pria itu berwarna putih saat ditemukan. Warna putih itu diduga adalah kapur atau cat kering. Diduga pria itu sempat memanjat tembok atau pagar di lantai atas TP 1 sebelum melakuk...

Pasangan Khofifah Diumumkan November Mendatang

detiknews - Surabaya - Calon pasangan bakal calon gubenur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan diketahui pertengan Bulan November 2017. Sudah ada 8 nama yang salah satunya akan dipilih untuk mendampingi Khofifah. "Kita tidak boleh tergesa-gesa dan lambat. Kalau tergesa-gesa itu dari syaiton (setan) hasilnya. Tapi kalau lambat, juga tidak boleh.," jelas KH. Asep Syaifuddin Chalim kepada wartawan usai pertemuan kiai-kiai yang tergabung tim 17 di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Wonocolo, Surabaya, Kamis (19/10/2017) malam. Tim 17 malam yang diikuti KH. Sholahudin Wahid, KH. Asep Syaifuddin Chalim, KH. Hisyam Safaat, KH. Suyuti Toha, KH. Yusuf Nuris, KH. Afifudin Muhajir, KH. Mas Mansur, KH. Mutam Muchtar, KH. Yazid Karimullah, KH. Wahid Badrus, Choirul Anam, dan yang lainnya ini mengadakan pertemuan untuk menjaring 8 nama bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur untuk Khofifah. Kiai Asep merahasiakan nama delapan nama yang terdiri dari unsur birokrasi,...