Skip to main content

Jembatan Putus, Siswa di Banjarnegara Harus Seberangi Sungai

detiknews - Banjarnegara - Jembatan yang menghubungkan Dusun Buana, Desa Suwidak, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara putus akibat diguyur hujan deras. Puluhan siswa terpaksa harus menyeberangi sungai saat pergi dan pulang dari sekolah.

Jembatan putus terjadi pada hari Selasa (17/10/2017) dinihari setelah terjadi hujan deras pada hari Senin (16/10/2017). Jembatan di Sungai Bodas sepanjang 12 meter, lebar 2,8 meter rusak berat sehingga tidak bisa dilalui.

Tirta Witya, siswi kelas IV di SDN Suwidak Kecamatan Wanayasa, terpaksa bersama 40 siswa SD yang tinggal di Dusun Buana harus menyeberangi Sungai Bodas yang deras alirannya. Sebab jembatan yang merupakan satu-satunya akses warga telah putus.

Saat menyeberang sungai, mereka saling bergandengan tangan dan didampingi orangtuanya maupun warga masyarakat lainnya. Beberapa siswa ada yang meminta gendong orangtuanya karena takut.

Tirta mengaku meski merasa takut namun bocah 9 tahun ini tidak ada pilihan lain jika tidak mau tertinggal dalam pelajaran.

"Sebenarnya takut kalau hujannya deras arus sungai pun jadi deras tetapi mau bagaimana lagi," tutur dia seusai menyeberang sungai.

Ia berharap agar jembatan yang menjadi akses satu-satunya tersebut bisa segera diperbaiki. Sehingga tidak ada kekhawatiran lagi saat berangkat ke sekolah.

Siswa digendong saat menyeberangi sungai Foto: Uje Hartono/detikcom

Supiah salah satu orangtua siswa mengatakan setelah jembatan putus pukul 00.30 WIB tadi malam, dia harus mengantarkan anaknya harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer. Sebelumnya dia setiap hari menggunakan sepeda motor untuk mengantar anaknya ke sekolah.

"Karena jembatan putus terpaksa jalan kaki saat berangkat dan pulang sekokah.Jembatan tersebut sudah tidak bisa dilalui sepeda motor," terangnya.

Ia berharap agar jembatan yang menghubungkan ke tempat tinggalnya segara diperbaiki. "Minimal ada jembatan darurat agar tidak membahayakan anak sekolah," harapnya. (bgs/bgs)

Comments

Popular posts from this blog

Seorang Pria Jatuh dari Lantai 5 Tunjungan Plaza 1 Surabaya

detiknews - Surabaya - Seorang pria tewas setelah jatuh dari lantai 5 Tunjungan Plaza (TP) 1. Belum diketahui identitas pria tersebut. "Kami mendapat laporan peristiwa itu pukul 21.30 WIB," ujar Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo kepada wartawan di lokasi, Kamis (19/10/2017). David mengatakan, pria tersebut terjun dari lokasi parkir yang ada di lantai 5 TP 1. Pria tersebut ditemukan dalam keadaan telentang oleh saksi yakni security TP, Budi Harianto. Budi juga yang pertama kali mendengar ada suara benda jatuh yang ternyata adalah pria itu. Tidak ada darah di tempat pria itu jatuh. Diduga pria tersebut jatuh dengan kaki terlebih dahulu menyentuh tanah. Indikasi itu terlihat dari tulang pinggul pria itu yang patah. Selain itu mata kaki kanan dan siku tangan kiri juga patah. "Kami tak menemukan identitas pada diri pria tersebut," tandas David. (iwd/bdh)

Pria yang Jatuh dari Lantai 5 Tunjungan Plaza 1 Diduga Bunuh Diri

detiknews - Surabaya - Seorang pria tewas setelah terjatuh dari lantai 5 Tunjungan Plaza (TP) 1 Surabaya. Pria yang identitasnya belum diketahui itu diduga bunuh diri. "Korban diduga bunuh diri," ujar Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo kepada wartawan di lokasi, Kamis (19/10/2017). Bunuh diri menjadi dugaan karena tidak ada saksi mata yang mengetahui langsung pria tersebut meloncat dari lantai atas. Security TP, Budi Harianto, hanya mendengar suara benda jatuh yang ternyata adalah tubuh pria itu. Dari informasi yang dihimpun, indikasi bahwa kejadian tersebut merupakan bunuh diri adalah ditemukannya sepasang sandal di parkiran lantai 5 TP 1. Dari lokasi parkir itulah pria tersebut terjun bebas. Dan diduga sandal tersebut adalah sandal pria itu. Indikasi lainnya adalah telapak kaki pria itu berwarna putih saat ditemukan. Warna putih itu diduga adalah kapur atau cat kering. Diduga pria itu sempat memanjat tembok atau pagar di lantai atas TP 1 sebelum melakuk...

Pasangan Khofifah Diumumkan November Mendatang

detiknews - Surabaya - Calon pasangan bakal calon gubenur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan diketahui pertengan Bulan November 2017. Sudah ada 8 nama yang salah satunya akan dipilih untuk mendampingi Khofifah. "Kita tidak boleh tergesa-gesa dan lambat. Kalau tergesa-gesa itu dari syaiton (setan) hasilnya. Tapi kalau lambat, juga tidak boleh.," jelas KH. Asep Syaifuddin Chalim kepada wartawan usai pertemuan kiai-kiai yang tergabung tim 17 di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Wonocolo, Surabaya, Kamis (19/10/2017) malam. Tim 17 malam yang diikuti KH. Sholahudin Wahid, KH. Asep Syaifuddin Chalim, KH. Hisyam Safaat, KH. Suyuti Toha, KH. Yusuf Nuris, KH. Afifudin Muhajir, KH. Mas Mansur, KH. Mutam Muchtar, KH. Yazid Karimullah, KH. Wahid Badrus, Choirul Anam, dan yang lainnya ini mengadakan pertemuan untuk menjaring 8 nama bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur untuk Khofifah. Kiai Asep merahasiakan nama delapan nama yang terdiri dari unsur birokrasi,...