Skip to main content

Setahun Diburu, Pelaku Curanmor di Sukabumi Ini Tertangkap Polisi

detiknews - Pelaku Curanmor/foto: istimewa Bandung - Pelarian HN alias Atin (29) harus berakhir setelah anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreksrim) Polres Sukabumi, Jawa Barat. Atin ditangkap pada Kamis (5/10/2017) bersama sejumlah barang bukti berupa motor hasil curian dan peralatan untuk melancarkan aksinya.

Dari informasi yang dihimpun, Atin adalah buruan polisi sejak dilaporkan pada 26 November 2016 lalu. Dia beraksi di Kampung Segog RT 02 RW 02, Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Saat itu pelaku mencuri motor jenis Suzuki Sky Wave.

Jejak pelaku akhirnya terendus polisi, motor hasil kejahatan itu belum dijual oleh pelaku, hingga dengan mudah polisi meringkus Atin. "Pelaku kita tangkap di Kecamatan Cibadak tempat tinggalnya, motor yang dia curi masih ada lengkap dengan STNK milik korbannya," kata Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Dhoni Erwanto melalui sambungan telepon kepada detikcom, Jumat (6/10/2017).

Polisi melakukan pengembangan hingga akhirnya didapat dua motor lainnya yang juga diduga hasil curian, motor jenis Honda Beat dan Yamaha Mio Garnis diamankan polisi dari tangan pelaku.

barang bukti Foto: istimewa"Masih ada satu pelaku lagi berinisial D alias Obeb, dia masih kita kejar diduga satu komplotan dengan pelaku. Dalam menjalankan aksinya dia menggunakan kunci letter T dan sebuah kunci tempel," lanjut Dhoni.

"Sasaran pelaku adalah dengan mengambil sepeda motor yang terparkir dipinggir jalan atau di depan rumah yang ditinggal oleh pemiliknya. Ia merusak bagian kunci kontaknya menggunakan kunci leter T, sudah profesional," tutup Dhoni.

Akibat perbuatannya pelaku terancam dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun kurungan penjara.

(avi/avi)

Comments

Popular posts from this blog

Seorang Pria Jatuh dari Lantai 5 Tunjungan Plaza 1 Surabaya

detiknews - Surabaya - Seorang pria tewas setelah jatuh dari lantai 5 Tunjungan Plaza (TP) 1. Belum diketahui identitas pria tersebut. "Kami mendapat laporan peristiwa itu pukul 21.30 WIB," ujar Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo kepada wartawan di lokasi, Kamis (19/10/2017). David mengatakan, pria tersebut terjun dari lokasi parkir yang ada di lantai 5 TP 1. Pria tersebut ditemukan dalam keadaan telentang oleh saksi yakni security TP, Budi Harianto. Budi juga yang pertama kali mendengar ada suara benda jatuh yang ternyata adalah pria itu. Tidak ada darah di tempat pria itu jatuh. Diduga pria tersebut jatuh dengan kaki terlebih dahulu menyentuh tanah. Indikasi itu terlihat dari tulang pinggul pria itu yang patah. Selain itu mata kaki kanan dan siku tangan kiri juga patah. "Kami tak menemukan identitas pada diri pria tersebut," tandas David. (iwd/bdh)

Pria yang Jatuh dari Lantai 5 Tunjungan Plaza 1 Diduga Bunuh Diri

detiknews - Surabaya - Seorang pria tewas setelah terjatuh dari lantai 5 Tunjungan Plaza (TP) 1 Surabaya. Pria yang identitasnya belum diketahui itu diduga bunuh diri. "Korban diduga bunuh diri," ujar Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo kepada wartawan di lokasi, Kamis (19/10/2017). Bunuh diri menjadi dugaan karena tidak ada saksi mata yang mengetahui langsung pria tersebut meloncat dari lantai atas. Security TP, Budi Harianto, hanya mendengar suara benda jatuh yang ternyata adalah tubuh pria itu. Dari informasi yang dihimpun, indikasi bahwa kejadian tersebut merupakan bunuh diri adalah ditemukannya sepasang sandal di parkiran lantai 5 TP 1. Dari lokasi parkir itulah pria tersebut terjun bebas. Dan diduga sandal tersebut adalah sandal pria itu. Indikasi lainnya adalah telapak kaki pria itu berwarna putih saat ditemukan. Warna putih itu diduga adalah kapur atau cat kering. Diduga pria itu sempat memanjat tembok atau pagar di lantai atas TP 1 sebelum melakuk...

Pasangan Khofifah Diumumkan November Mendatang

detiknews - Surabaya - Calon pasangan bakal calon gubenur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan diketahui pertengan Bulan November 2017. Sudah ada 8 nama yang salah satunya akan dipilih untuk mendampingi Khofifah. "Kita tidak boleh tergesa-gesa dan lambat. Kalau tergesa-gesa itu dari syaiton (setan) hasilnya. Tapi kalau lambat, juga tidak boleh.," jelas KH. Asep Syaifuddin Chalim kepada wartawan usai pertemuan kiai-kiai yang tergabung tim 17 di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Wonocolo, Surabaya, Kamis (19/10/2017) malam. Tim 17 malam yang diikuti KH. Sholahudin Wahid, KH. Asep Syaifuddin Chalim, KH. Hisyam Safaat, KH. Suyuti Toha, KH. Yusuf Nuris, KH. Afifudin Muhajir, KH. Mas Mansur, KH. Mutam Muchtar, KH. Yazid Karimullah, KH. Wahid Badrus, Choirul Anam, dan yang lainnya ini mengadakan pertemuan untuk menjaring 8 nama bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur untuk Khofifah. Kiai Asep merahasiakan nama delapan nama yang terdiri dari unsur birokrasi,...