Skip to main content

Menikah Setelah Menjadi Tetangga Selama 54 Tahun

detiknews - detiknews Queensland -

Ron dan Pam Sinclair pertama kali bertemu 54 tahun lalu karena bertetangga, dan keduanya sekarang menikah setelah kehilangan pasangan masing-masing.

Ronald dan Pam Sinclair baru-baru ini menikah, setelah mereka pertama kali bertemu di usia 20 tahunan, ketika mereka hidup bertetangga di Strathpine di Brisbane (Queensland).

"Tidak jauh dari rumah kami ada kebakaran semak, dan Ron datang membantu suami saya ketika itu memadamkan api," kata Pam.

"Sejak itu persahabatan kami terjadi, dengan Ron dan istrinya, dan saya sendiri dan suami saya selama bertahun-tahun," lanjut Pam.

"Kami melakukan banyak perjalanan bersama-sama, dan anak-anak kami juga tumbuh bersama."

Dan kemudian Ron kehilangan istrinya yang meninggal dan demikian juga Pam yang ditinggal oleh suaminya yang meninggal.

"Kami tidak bertemu setelah itu selama beberapa lama, dan kemudian di satu hari Ton menelpon saya dan mengajak apakah saya mau menonton pertunjukan musik," kata Pam.

PamSinclair didampingi keluarga di hari pernikahannya (Supplied:GabrielleLyons)

"Kami melakukannya beberapa kali, dan kemudian menyadari bahwa kami ternyata saling tertarik."

Ketika mengajukan niatnya untuk menikahi Pam, Ron melakukannya dengan berlutut di satu kaki.

"Saya berlutut ketika mengajukan lamaran itu, namun saya kemudian tidak bisa berdiri," kata Ron.

"Saya membantunya untuk berdiri namun kemudian kami malah sama-sama berguling di lantai tertawa atas kejadian ini," kata Pam.

"Jadi peringatan untuk para lansia, jangan coba-coba berlutut kecuali anda bisa berdiri lagi."

Pasangan itu mengatur rencana pernikahan mereka hanya dalam waktu enam pekan dan menyelenggarakan resepsi di gedung di dekat rumah mereka, dan berjalan ke altar diiringi lagu Urforgettable dari penyanyi Amerika Serikat Nat King Cole.

Ron mengatakan tidak ada usia terlalu tua bagi seseorang untuk menikah.

"Ada begitu banyak orang yang hidup kesepian, dan tidak berkesempatan melakukannya dan kemudian menjadi terlambat," katanya.

"Saya akan berusia 80 tahun hari Natal nanti, dan kita harus menikmati hidup selagi kita bisa."

Pam juga setuju dengan pendapat tersebut dan dia berharap orang lain juga akan mengikuti jejak mereka.

"Menyenangkan di usia senja kami kami masih bisa memiliki satu sama lain, dan saya mengatakan jangan ragu melakukannya, jangan sia-siakan waktu kita di dunia ini."

Diterjemahkan pukul 13:25 AEST 15/8/2017 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini

(ita/ita)

Comments

Popular posts from this blog

Seorang Pria Jatuh dari Lantai 5 Tunjungan Plaza 1 Surabaya

detiknews - Surabaya - Seorang pria tewas setelah jatuh dari lantai 5 Tunjungan Plaza (TP) 1. Belum diketahui identitas pria tersebut. "Kami mendapat laporan peristiwa itu pukul 21.30 WIB," ujar Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo kepada wartawan di lokasi, Kamis (19/10/2017). David mengatakan, pria tersebut terjun dari lokasi parkir yang ada di lantai 5 TP 1. Pria tersebut ditemukan dalam keadaan telentang oleh saksi yakni security TP, Budi Harianto. Budi juga yang pertama kali mendengar ada suara benda jatuh yang ternyata adalah pria itu. Tidak ada darah di tempat pria itu jatuh. Diduga pria tersebut jatuh dengan kaki terlebih dahulu menyentuh tanah. Indikasi itu terlihat dari tulang pinggul pria itu yang patah. Selain itu mata kaki kanan dan siku tangan kiri juga patah. "Kami tak menemukan identitas pada diri pria tersebut," tandas David. (iwd/bdh)

Pria yang Jatuh dari Lantai 5 Tunjungan Plaza 1 Diduga Bunuh Diri

detiknews - Surabaya - Seorang pria tewas setelah terjatuh dari lantai 5 Tunjungan Plaza (TP) 1 Surabaya. Pria yang identitasnya belum diketahui itu diduga bunuh diri. "Korban diduga bunuh diri," ujar Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo kepada wartawan di lokasi, Kamis (19/10/2017). Bunuh diri menjadi dugaan karena tidak ada saksi mata yang mengetahui langsung pria tersebut meloncat dari lantai atas. Security TP, Budi Harianto, hanya mendengar suara benda jatuh yang ternyata adalah tubuh pria itu. Dari informasi yang dihimpun, indikasi bahwa kejadian tersebut merupakan bunuh diri adalah ditemukannya sepasang sandal di parkiran lantai 5 TP 1. Dari lokasi parkir itulah pria tersebut terjun bebas. Dan diduga sandal tersebut adalah sandal pria itu. Indikasi lainnya adalah telapak kaki pria itu berwarna putih saat ditemukan. Warna putih itu diduga adalah kapur atau cat kering. Diduga pria itu sempat memanjat tembok atau pagar di lantai atas TP 1 sebelum melakuk...

Pasangan Khofifah Diumumkan November Mendatang

detiknews - Surabaya - Calon pasangan bakal calon gubenur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan diketahui pertengan Bulan November 2017. Sudah ada 8 nama yang salah satunya akan dipilih untuk mendampingi Khofifah. "Kita tidak boleh tergesa-gesa dan lambat. Kalau tergesa-gesa itu dari syaiton (setan) hasilnya. Tapi kalau lambat, juga tidak boleh.," jelas KH. Asep Syaifuddin Chalim kepada wartawan usai pertemuan kiai-kiai yang tergabung tim 17 di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Wonocolo, Surabaya, Kamis (19/10/2017) malam. Tim 17 malam yang diikuti KH. Sholahudin Wahid, KH. Asep Syaifuddin Chalim, KH. Hisyam Safaat, KH. Suyuti Toha, KH. Yusuf Nuris, KH. Afifudin Muhajir, KH. Mas Mansur, KH. Mutam Muchtar, KH. Yazid Karimullah, KH. Wahid Badrus, Choirul Anam, dan yang lainnya ini mengadakan pertemuan untuk menjaring 8 nama bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur untuk Khofifah. Kiai Asep merahasiakan nama delapan nama yang terdiri dari unsur birokrasi,...