
Kondisi saat ini mengkhawatirkan, beberapa lantai dan tembok sekolah mulai retak-retak. Apalagi hujan deras yang turun akhir-akhir ini di wilayah Banjarnegara.
"Tembok dan lantai sudah mulai retak. Tetapi, yang membuat khawatir setelah talud penguat gedung sekolah ini ambrol, tepatnya di belakang kelas 4," Kepala SDN 3 Pagentan, Amirotun kepada wartawan, Rabu (18/10/2017).
Menurut dia, talud penguat tersebut yang berada di belakang sekolah ambrol pada Minggu (15/10/2017) lalu. Hal ini dipicu karena tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Dia mengungkapkan saat ini terutama siswa yang belajar di gedung itu khawatir banguan akan roboh. Sebagian siswa tidak konsentrasi dalam belajar. Namun, ia mengaku belum punya pilihan untuk memindahkan tempat belajar siswa ke tempat yang lebih aman.
Duraturrahmah, salah satu siswa di SDN Pagentan 3 mengaku takut dan khawatir apalagi kalau saat belajar di sekolah turun hujan. Ia berharap talud tersebut segera diperbaiki agar ambrolnya talud tersebut tidak meluas.
"Kalau sudah diperbaiki, tidak lagi takut kalau sedang belajar di kelas. Kalau belum ya takut, apalagi sering hujan," kata siswa kelas 6 itu. (bgs/bgs)
Comments
Post a Comment