
"Kegiatan ini selain untuk menyemarakan kemerdekaan bangsa Indonesia yang ke 72 tahun. Juga untuk menjalin kekompakkan sesama anggota GOW yang bersal dari organisasi wanita lintas keprofesian," kata Ketua GOW Surabaya Asrilia Kurniati di lokasi acara di gedung Wanita, Kalibokor, Surabaya, Selasa (15/8/2017).
Istri anggota DPR RI Bambang Haryo ini menerangkan, ada beragam perlombaa untuk anggota GOW. Seperti lomba menyusun tumpeng dari polo pendem-makanan tradisional Jawa yang diambil dari dalam tanah seperti, ketela pohon, ketela rambat (telo), talas (mbote), bentol, kacang tanah.
"Ini juga salah satu bentuk promosi dan sosialisasi makanan alternatif selain beras kepada remaja-remaja Indonesia, yang kini lebih akrab dengan makanan cepat saji," ujarnya.
Lia menerangkan, kegiatan organisasi GOW ini cukup padat. Tidak hanya melakukan pembinaan dan pencerahan seputar organisasi perempuan. Tapi juga bakti sosial. Dengan perlombaan tersebut, diharapkan dapat merenggangkan otak.
"Perlu keseimbangan agar otak kita tidak terlalu tegang," jelasnya.
Peserta terdiri dari 27 induk organisasi wanita di kota Metropolis Surabaya. Peserta yang mengikuti kegiatan perlombaan seperti lomba menyusun tumpeng dari polo pendem, makeup tanpa kaca rias, fashion show, joget balon berpasangan hingga makan krupuk ini sekitar 175 orang. (iwd/iwd)
Comments
Post a Comment